Browse By

TAHAPAN MELAKUKAN REVIEW STRATEGIC BAGI ORGANISASI PELAYANAN KESEHATAN PASCA PANDEMI COVID-19

Pendahuluan

Pandemi COVID-19 telah mengubah banyak hal pada sistem kesehatan, mulai  dari cara pemberian layanan hingga dampak eksternal seperti pasien & calon pasien. Karena itu, pasca pandemi, organisasi pelayanan kesehatan perlu untuk melakukan re-orientasi terhadap kondisi saat ini. Fokus utama yang perlu dilakukan pasca pandemi adalah mereview perencanaan stratejik yang telah ada. Hal ini penting, karena lingkungan eksternal dan internal yang menjadi dasar dalam mengembangkan perencanaan strateik telah berubah.

 Four steps to start your strategy review[1]

Dalam mereview strategi organisasi pasca pandemi, sangat penting untuk melibatkan seluruh SDM. Informasi dari seluruh SDM akan memberikan wawasan berharga bagi manajemen dalam memetakan apa yang selanjutnya untuk perencanaan strategis organisasinya. Melakukan survei di seluruh sistem saat pandemi selesai, maka akan menghasilkan intelijen yang dapat ditindaklanjuti. Berikut adalah 4 langkah mereview strategi organisasi pasca pandemi:

  1. Set aside time to collect data.

Sangat penting bagi manajemen organisasi pelayanan kesehatan untuk fokus & meluangkakn waktu pada upaya pengumpulan data. Melalui data, manajemen akan memahami seperti apa organisasinya sebelum dan sesudah pandemi. Dengan memahami apa yang berhasil sebelum pandemi dan membandingkannya dengan operasi saat ini, manajemen dapat menentukan inisiatif sukses mana yang harus tetap ada, dan perubahan penting mana yang telah terungkap. Manajemen perlu memberitahukan bahwa semua SDM (perorangan & tim) diperlukan untuk memberikan umpan balik. Kemampuan & kecerdasan SDM dalam konteks tersebut sangat berharga dan akan membantu merencanakan masa depan organisasi.

2. Gather information with comprehensive surveys.

Manajemen perlu mengumpulkan informasi melalui survei yang komprehensif. Melalui informasi berbasis survei, manajemen dapat menilai tentang bagaimana perasaan SDM tentang organisasinya. Manajemen juga harus memintal pendapat SDM terkait perubahan yang dibuat sejak pandemi dan bagaimana pengaruhnya terhadap operasi. Apa yang berubah dalam operasi sehari-hari? Apa yang bekerja? Apakah kualitas menurun di beberapa area, dan jika ya, mengapa? Apakah perubahan mempengaruhi hubungan penyedia-pasien? Penilaian ini harus luas dan mencakup tim eksekutif, semua karyawan, dewan, pemangku kepentingan, dan lainnya.

3. Compare survey results to current written strategy.

Setelah dilakukan survei komprehensif, maka manajemen kemudian dapat membandingkan hasil survei tersebut dengan strategi yang ada saat ini. Setelah mengumpulkan semua wawancara, tanggapan dan umpan balik, manajemen organisasi kemudian harus dapat mengidentifikasi apa yang tidak lagi valid dan apa yang perlu diperbarui. Ini akan membantu organisasi dalam mendapatkan gambaran tentang kebenaran hari ini, bukan seperti apa sebelum pandemi.

4. Engage in the process.

Tiga langkah di atas perlu diselesaikan sebelum rencana baru ditetapkan dan diberlakukan. Beberapa organisasi mungkin tergoda untuk meninjau kembali prioritas lama yang dulu dianggap wajib, sebelum pandemi terjadi. Namun, prioritas tersebut mungkin tidak lagi selaras dengan tujuan organisasi, mengingat dampak pandemi dan bagaimana hal itu mengubah segalanya dalam lanskap perawatan kesehatan. Sekarang adalah waktu untuk penilaian baru.

[1] Robert H. Zondag, & Nicholas E. Smith, 2021, Healthcare strategic planning ready for post-COVID comeback

comments