Browse By

PREDIKSI PARA ”CHIEF (MEDICAL INFORMATION OFFICER, COMMERCIAL OFFICER, & CARE OFFICER)” DI LINGKUNGAN RS/SISTEM KEHATAN TENTANG INDUSTRI PELAYANAN KESEHATAN DI AS TAHUN 2023

Pendahuluan

Tulisan ini merupakan kelanjutan dari dua tulisan sebelumnya dengan judul ”Prediksi para CEO di lingkungan RS/Sistem kehatan tentang industri pelayanan kesehatan di AS tahun 2023”, & “Prediksi para Co-founder and CEO, CEOand founder, & president and CEO di lingkungan RS/Sistem kehatan tentang industri pelayanan kesehatan di AS tahun 2023”. Tulisan ini mencoba memaparkan prediksi atau pendapat para Chief (medical information officer, commercial officer, & care officer) di lingkungan RS/Sistem kesehatan tentang industri mereka sendiri di tahun 2023. Prediksi dibawah ini mengacu pada tulisan Pennic (2023)[1].

 Andrew Mellin, (VP, Chief Medical Information Officer at Surescripts)

Sistem kesehatan menghadapi ketidakpastian ekonomi yang semakin besar. Ketidakpastian ekonomi akan memburuk untuk sistem kesehatan tahun depan (2023) dengan kelelahan penyedia, kekurangan staf, kenaikan inflasi, dan ancaman serta serangan keamanan dunia maya yang mendorong biaya lebih tinggi daripada sebelumnya. Sistem kesehatan mungkin akan terpaksa membuat pilihan sulit seperti memotong atau membatasi layanan yang dapat berdampak buruk pada akses pasien ke perawatan.  Walaupun demikian, teknologi yang tersedia saat ini akan mengurangi inefisiensi yang mahal dan beban administrasi yang berkontribusi pada kejenuhan penyedia dan biaya tambahan. Ketika penyedia memiliki akses ke intelijen kesehatan pasien di titik perawatan, mereka dapat membuat keputusan yang lebih tepat & menghabiskan lebih sedikit waktu untuk panggilan telepon dan faks yang mengurangi perawatan pasien.

 Vince King, (Chief Commercial Officer at TailorMed) 

Keterjangkauan masa depan akan mendorong akses dalam skala besar di seluruh pemangku kepentingan. Keterjangkauan layanan kesehatan telah lama menjadi tantangan yang diselesaikan satu pasien pada satu waktu. Pada tahun 2023 dan seterusnya, layanan kesehatan memiliki peluang untuk memanfaatkan teknologi, data, dan analitik yang tersedia untuk memeriksa populasi pasien secara proaktif dan mendorong keterjangkauan dalam skala besar. Mendobrak silo lintas industri antara penyedia, sistem kesehatan, apotek, dan perusahaan life sciences, akan menjadi kunci dalam mengubah pendekatan industri secara drastis. Setelah pandemi, industri ini terbengkalai lebih dari sebelumnya karena kelelahan klinis, efek pengunduran diri staf, dan kurangnya kepuasan karir, yang mengganggu industri ini. Alur kerja teknologi adalah kunci dalam mendorong efisiensi, sehingga dapat menghilangkan beban administrasi tambahan dari petugas layanan kesehatan, sekaligus membantu pasien.  Sebagai contoh adalah staf apotek. Selama bertahun-tahun, apoteker dan teknisi farmasi telah memainkan peran penting dalam mengidentifikasi bantuan keuangan obat. Namun, saat ini, ketika tim farmasi berada di garis depan dalam memberikan perawatan klinis dan vaksin kritis, teknologi memiliki kekuatan untuk mengubah proses navigasi keuangan manual yang reaktif menjadi proses otomatis yang proaktif. Tahun depan (2023), industri akan melihat entitas perawatan kesehatan mulai dari life sciences hingga praktik penyedia yang menerapkan alur kerja teknologi untuk secara proaktif mengatasi keterjangkauan dengan cara yang holistik dan komprehensif. Kita semua harus melakukan bagian kita dalam membantu sebanyak mungkin pasien untuk mendapatkan perawatan, karena kita bisa dan kita harus melakukannya.
Baca Juga:  ANDA BERTANYA, KAMI MENJAWAB

 Amanda L. Bury, MS, (Chief Commercial Officer at Infermedica)

Gerakan yang lebih besar untuk merawat outside the four-walls of a hospital. Gerakan untuk merawat di dalam rumah anda melalui perangkat, telehealth, dan basic homecare (perawatan rumah dasar). Menurut Bury, saat ini mereka meremehkan perawatan yang dapat diterima pasien untuk basic low acuity cases di dalam rumah pasien. Padaal, semakin banyak perangkat medis yang terintegrasi dengan EHR dan tumpukan tekhnologi, akan memudahkan pasien untuk berbagi data dengan dokter secara terus menerus.

 Bob Booth, MD, (Chief Care Officer of TimelyMD)

Integrasi lengkap perawatan medis dan perilaku akan menjadi prioritas tinggi bagi organisasi perawatan kesehatan dalam beberapa bulan mendatang. Banyak masalah kesehatan termasuk kelelahan, sakit kepala, dan sakit perut, mungkin sebenarnya merupakan manifestasi fisik dari stres, kecemasan, atau masalah kesehatan mental lainnya. Upaya untuk mengatasi satu masalah biasanya berdampak positif pada masalah lainnya karena kesehatan mental dan kesejahteraan fisik saling terkait. [1] Fred Pennic, 2023, 17 Executive Hospital/Health System Predictions to Watch in 2023