Browse By

MEMAHAMI MANAJEMEN OPERASIONAL RS

Pendahuluan

Manajemen operasional adalah bidang manajemen yang terkait dengan merancang, mengendalikan, dan memastikan bahwa proses produksi/layanan berjalan dengan baik. Pada prakteknya di RS, manajemen operasi merupakan praktik yang dirancang untuk memantau dan mengelola semua proses pemberiann layanan kesehatan kepada pasien. Fokus manajemen operasional  berada pada penciptaan dan pengembangan layanan yang efisien & efektif. Mengelola pembelian, memantau inventaris, dan menjaga kualitas adalah tujuan utama. Manajemen operasional juga termasuk menganalisis proses internal RS. Cara RS menjalankan manajemen operasional sangat bergantung pada sifat layanan yang ditawarkan.

Ruang lingkup manajemen operasional

Manajemen operasional memainkan peran penting dalam industri pelayanan kesehatan. Tanggung jawab manajemen operasional sangat besar. Manajer operasional bertanggungjawab dalam mengawasi kegiatan operasional fasilitas pelayanan kesehatan,  Hal ini mencakup efisien dan kemampuan RS dalam memberikan pelayanan yang memadai dan dapat diandalkan. Pada tataran implementasi, manajemen operasional merupakan proses pengambilan keputusan tentang penggunaan sumber daya dalam memberikan pelayanan kesehatan yang terbaik dan sesuai dengan tujuan & sasaran RS.

Pemberian pelayanan kesehatan di RS diharapkan memnuhi kriteria tepat waktu, tepat mutu (kualitas), dengan alokasi biaya yang efisien dan efektif. Beberapa aspek yang saling berhubungan dalam ruang lingkup manajemen operasional, antara lain :

  1. Aspek Struktur; merupakan aspek yang terkait dengan pengaturan komponen dalam sistem manajemen operasional yan saling berinteraksi antara satu sama lainnya.
  2. Aspek Fungsi; merupakan aspek yang berhubungan dengan manajerial dan pengorganisasian atas seluruh komponen struktur dan interaksinya mulai dari perencanaan, implementasi, pengendalian maupun perbaikan agar diperoleh kinerja optimal.
  3. Aspek Lingkungan; aspek ini merupakan bagian dari sistem dalam manajemen operasional yang memperhatikan pentingnya perkembangan dan kecenderungan yang berhubungan erat dengan lingkungan.
Baca Juga:  RASIO PERPUTARAN AKTIVA TETAP DI RS

Sedangkan ruang lingkup manajemen operasional di RS, sangat berhubungan dengan proses pelayanan kesehatan, antara lain: 1) perencanaan jumlah kapasitas layanan yang optimal, 2) perencanaan gedung, layout, desain tata letak fasilitas, 3) desain alur proses layanan, 4) manajemen persediaan, 5) membuat skedul kerja, 6) pengendalian dan pengawasan kualitas layanan,  7) pemeliharaan fasilitas layanan.

Peran manajemen operasional dalam pengendalian biaya RS

Manajemen operasi sangat penting untuk efisien fungsi penyediaan layanan kesehatan. Perubahan yang terjadi di organisasi pelayanan kesehatan, menyebab cara mengelola operasional pelayanan kesehatan juga berubah. Beberapa contoh yang paling menonjol dari manajemen operasional dalam pelayanan kesehatan termasuk mengendalikan biaya dan meningkatkan kualitas layanan yang diberikan kepada pasien (Segal, 2018)[1].

Salah satu bidang yang menjadi fokus manajer operasi adalah pengendalian biaya. Sistem pelayanan kesehatan saat ini terlalu mahal. Masih menurut pendapat Segal (2018), biaya tinggi pelayanan kesehatan ini sering tidak terkompensasi karena pasien tidak diasuransikan. Prevalensi layanan dengan harga mahal menimbulkan beban pada pembayar pajak, pemegang asuransi kesehatan dan lembaga lembaga kesehatan itu sendiri. 

Pengendalian biaya juga mempengaruhi tingkat dan kualitas layanan yang diberikan kepada klien. Namun, pengurangan biaya yang dikelola secara tidak efisien pada anggaran, akan membatasi teknologi dan peralatan yang dapat dibeli dan digunakan untuk menyediakan layanan yang diperlukan. Karena itu, manajer operasi harus bertujuan untuk merampingkan biaya dan untuk menciptakan pendanaan yang diperlukan untuk mempertahankan tingkat yang memadai dan kualitas layanan yang ditawarkan.


[1] Troy Segal , 2018, Operation management in healthcare