Browse By

LIMA TANTANGAN TERBESAR ORGANISASI PELAYANAN KESEHATAN AS TAHUN 2023

Pendahuluan

Tulisan ini merupakan kelanjutan dari tulisan sebelumnya dengan judul Kepegawaian: tantangan terbesar organisasi pelayanan kesehatan AS tahun 2023. Pada tulisan sebelumnya dipaparkan 1 dari 5 tantangan terbesar organisasi pelayanan kesehatan AS tahun 2023, mengacu pada apa yang dikemukakan Harrop (2023)[1]. Tulisan ini akan mengangkat 4 tantangan tersbesar lainnya yang disebutkan Harrop, yaitu; biaya, pendapatan, teknologi, & lainnya.

Expenses

Anggota MGMA melaporkan bahwa selama setahun terakhir, biaya dalam hampir semua aspek telah meningkat. Dalam jajak pendapat MGMA (21 Juni 2022), terungkap bahwa sembilan dari 10 praktik medis melaporkan terkait biaya organisasinya yang telah meningkat lebih cepat daripada pendapatan dalam. Sama seperti kepegawaian yang dipandang sebagai tantangan terbesar untuk tahun depan (2023), dampak yang dihasilkan terlihat pada kenaikan biaya tenaga kerja:
  1. Menaikkan gaji adalah taktik teratas untuk menangani kepegawaian (jajak pendapat 12 April 2022),
  2. Penawaran tunjangan yang lebih baik agar dapat bersaing dengan pemberi kerja lain juga telah menambah pengeluaran,
  3. Hampir tiga dari empat (73%) kelompok medis merencanakan kenaikan prestasi atau biaya hidup sebesar 3% atau lebih tinggi untuk staf pendukung pada tahun 2023 (jajak pendapat pada 16 Agustus 2022).
Dalam konteks pengetatan anggaran organisasi pelayanan kesehatan (jajak pendapat MGMA Stat 5 Juli 2022), terungkap bahwa pasokan obat, TI, fasilitas, dan pasokan administrasi telah menjadi peningkatan terbesar dalam biaya non-tenaga kerja tahun lalu. Meskipun tidak tidak terjadi kenaikan harga bahan bakar, namun banyak barang konsumen dan biaya pasokan medis tetap tinggi di atas tingkat pra-pandemi, dan beberapa barang masih bersifat back-ordered, karena:
  1. Terbaru; barang-barang seperti lidocaine and lidocaine with epinephrine, menjadi sulit diperoleh karena kekurangan alat suntik, penundaan produksi, dan meningkatnya permintaan. Secara keseluruhan, Food and Drug Administration (FDA) mengatakan bahwa ada 124 obat yang saat ini tidak tersedia di AS,
  2. Banyak apotek dalam seminggu terakhir melaporkan kekurangan dosis penguat COVID-19 Moderna yang diperbarui setelah pabrik produksi berhenti beroperasi,
  3. Produsen perangkat medis masih bekerja untuk memperbarui strategi outsourcing mereka, dengan memilih nearshoring, yaitu mengalihkan tenaga kerja ke Amerika Latin, Meksiko, & Karibia (non Asia), untuk mempersingkat rantai pasokan mereka.
Baca Juga:  SISTEM DAN TEKNOLOGI INFORMASI DI INDUSTRI PELAYANAN KESEHATAN (Part 2)
Terkait hambatan rantai pasokan, dalam laporan Forbes Mei 2022 menyatakan bahwa prevalensi pemesanan just-in-time versus menimbun barang-barang tertentu dapat berdampak besar ketika gangguan terjadi. Lori Lee (wakil presiden senior operasi klinis di Yale New Haven Health), mengatakan kepada Forbes bahwa mungkin ada ratusan barang yang kami pesan tidak akan datang.

Revenue

The downstream effects dari tantangan kepegawaian dan kenaikan biaya, biasanya tidak dapat diselesaikan hanya dengan mengencangkan sabuk anggaran. Meningkatkan sumber pendapatan yang ada dan membangun yang baru, akan sangat membantu kelompok medis yang melaporkan kesulitan mengumpulkan saldo pasien yang lebih tua dan menerima pembayaran dari pasien yang ditanggung oleh rencana kesehatan. Banyak pemimpin organisasi pelayanan kesehatan menginformasi ke MGMA bahwa otorisasi awal, penolakan klaim, dan lama menunggu banding, akan menghambat upaya untuk memberikan perawatan tepat waktu dan mendapatkan bayaran untuk itu. Sedangkan pemimpin lainnya meninformasikan bahwa mereka menyesuaikan rencana perekrutan organisasinya untuk tahun mendatang, berdasarkan pemotongan yang direncanakan untuk penggantian biaya Medicare dan tingkat stagnan dari pembayar komersial. Seorang pemimpin pelayanan Kesehatan mengatakan bahwa jika pendapatan lebih tinggi, maka mereka akan mampu mengatasi biaya yang meningkat, staf, dan teknologi.

Technology

Pertanyaan tentang apakah sistem yang ada saat ini memadai?, akan sulit dijawab. Penyebabnya adalah memperbarui ke EHR baru dalam organisasi pelayanan kesehatan dapat menjadi tugas berat yang melibatkan hampir semua area organisasi. Masalah rantai pasokan yang masih ada akan membatasi ketersediaan peralatan elektronik baru, dan para ahli yakin kekurangan ini akan berlanjut hingga tahun 2023.

Other

Selain 4 permasalahan yang dikemukakan sebelumnya (Staffing, expenses, revenue, & technology), beberapa responden mencatat tantangan besar yang membayangi, yaitu: 1) beradaptasi dengan perubahan dalam pengkodean E/M (E/M coding), 2) membangun lini bisnis baru, & 3) mempertahankan/memperbarui penawaran asuransi kesehatan bagi karyawan. [1] Chris Harrop, 21 September 2022, Healthcare in 2023: Staffing is still the biggest challenge for practices as financial worries grow