Browse By

LANGKAH-LANGKAH KUNCI DALAM MEREKRUT KARYAWAN

Pendahuluan

Mempekerjakan karyawan yang tepat adalah proses yang menantang. Karena itu, proses seleksi sangatlah penting agar mendapatkan calon karyawan yang memiliki kemampuan dan bakat yang mumpuni. Dalam proses seleksi, manajemen tak ingin sekedar menerima orang tanpa melihat latar belakang serta bakat yang dimiliki. Apalagi bila karakter yang dimiliki juga terkesan tidak mendukung potensi karirnya untuk berkembang.

Proses mempekerjakan karyawan membutuhkan waktu dan biaya. Mempekerjakan karyawan yang tepat, dapat dilihat dari tingkat produktivitas, hubungan kerja yang sukses, dan dampak positif pada lingkungan kerja.

Langkah-langkah dalam merekrut karyawan

Mempekerjakan karyawan yang tepat dapat meningkatkan budaya kerja melalui semangat karyawan yang tinggi, perencanaan berpikiran maju yang positif, dan  pencapaian tujuan. Dalam tulisannya, Heathfield (2017)[1], mengemukakan langkah-langkah kunci ketika merekrut seorang karyawan, yaitu; define the job before hiring an employee, plan your employee recruiting strategy, use a checklist for hiring an employee, recruit the right candidates when hiring an employee, review credentials and applications carefully, prescreen your candidates, ask the right job interview questions, check backgrounds and references when hiring an employee, 7 critical factors to consider before hiring an employee, & use effective employment letters when hiring an employee. Tulisan ini akan menyajikan 4 langkah dalam merekrut karawan mengacu pada pendapat Heathfield.

1. Define the Job Before Hiring an Employee

Mempekerjakan karyawan yang tepat dimulai dengan analisis pekerjaan. Analisis pekerjaan memungkinkan manajemen mengumpulkan informasi tentang tugas, tanggung jawab, keterampilan yang diperlukan, hasil, dan lingkungan kerja dari pekerjaan tersebut. Informasi yang dihasilkan dari analisis pekerjaan, sangat penting untuk mengembangkan deskripsi pekerjaan bagi karyawan baru. Hal ini akan membantu dalam merencanakan strategi perekrutan untuk mempekerjakan karyawan yang tepat.

2. Plan Your Employee Recruiting Strategy

Strategi perekrutan karyawan perlu direncanakan. Dengan deskripsi pekerjaan yang ada, buat rapat perencanaan perekrutan yang melibatkan perwakilan karyawan. Perencanaan sangat penting bagi manajer yang bertanggungjawab dalam proses perekrutan. Pada pertemuan ini, strategi perekrutan direncanakan dan eksekusi dimulai. Tim yang sering bekerja sama dalam mempekerjakan karyawan seringkali dapat menyelesaikan langkah ini melalui email.

3. Use a Checklist for Hiring an Employee

Gunakan daftar untuk mempekerjakan karyawan. Daftar ini berguna untuk membantu manajemen mensistematisasi proses dalam mempekerjakan seorang karyawan. Tidak terkeculai untuk karyawan pertama atau salah satu dari banyak karyawan yang di rekrut, daftar ini membantu melacak upaya perekrutan dan mengkomunikasikan kemajuan proses perekrutan.

4. Recruit the Right Candidates When Hiring an Employee

Rekrut calon yang tepat. Manajemen dapat mengembangkan hubungan dengan calon karyawan potensial jauh sebelum membutuhkannya. Hal ini akan membantu manajemen saat melakukan perekrutan dalam kelompok besar. Semakin banyak calon pekerja yang memenuhi syarat, semakin besar kemungkinan untuk menemukan calon karyawan yang berkualitas.


[1] Susan M. Heathfield, 2017,  Top 10 tips for hiring the right employee;

10 ways to find the right person for the job

   

comments