Browse By

KONDISI KEUANGAN INDUSTRI RS DI AS (DAMPAK PENDEMI)

Pendahuluan

Pandemi Covid-19, membuat kondisi keuangan RS di seluruh dunia mengalami penurunan. Hal ini juga terjadi di RS AS. Walaupun terdapat beberapa RS yang ”kurang terdampak, namun sebagian besar RS AS mengalami penurunan pendapatan. Keadaan seperti; penurunan volume pasien, prosedur elektif yang dibatalkan, dan biaya yang lebih tinggi, menjadi trend di RS selama pandemi COVID-19. Hal ini tentunya menciptakan tantangan keuangan bagi RS.

Keuangan RS di AS tahun 2021

Menurut Ellison (2021)[1], terdapat 10 hal yang perlu diketahui tentang keuangan RS (di AS):

  1. Menurut sebuah studi yang dilakukan oleh perusahaan konsultan kesehatan Kaufman Hall (yang ditugaskan oleh American Hospital Association), menatakan bahwa pandemi dapat menyebabkan RS AS menghadapi kerugian pendapatan antara $53 miliar dan $122 miliar tahun ini (2021),
  2. Pada skenario di mana ada pemulihan total volume pasien, kemajuan vaksin yang cepat, dan penurunan kasus COVID-19 yang berkelanjutan, RS dapat kehilangan pendapatan $53 miliar. Ini akan mencakup kerugian $27 miliar dalam pendapatan rawat jalan, $17 miliar dalam pendapatan rawat inap, dan $9 miliar dalam pendapatan departemen darurat,
  3. Pada skenario di mana ada pemulihan sebagian volume pasien, kemajuan vaksin yang lambat, dan lonjakan siklus COVID-19, RS bisa kehilangan $122 miliar. Ini akan mencakup $64 miliar pendapatan rawat jalan yang hilang, $41 miliar pendapatan rawat inap yang hilang, dan $17 miliar pendapatan departemen darurat yang hilang,
  4. Menurut laporan Kaufman Hall, tahun lalu (2020) RS mengalami peningkatan biaya tertentu, termasuk yang terkait dengan obat-obatan, persediaan dan tenaga kerja. Tekanan biaya tersebut dapat berlanjut di tahun 2021,
  5. menurut laporan Fitch Ratings & Moody's Investors Service, peningkatan biaya mengancam prospek keuangan untuk sektor RS, dan RS akan menghadapi lingkungan keuangan yang menantang tahun ini (2021),
  6. Menurut Kaufman Hall, margin operasi RS turun hampir 27 persen antara Desember 2020 dan Januari 2021,
  7. Banyak RS di seluruh negeri menerima pukulan finansial akibat pandemi COVID-19, tetapi beberapa RS besar masih menguntungkan pada tahun 2020. Kinerja keuangan mereka didorong oleh beberapa faktor, termasuk pengembalian investasi yang lebih tinggi dan pasien dengan jumlah yang lebih tinggi,
  8. Beberapa RS (baik RS for-profit and nonprofit), yang telah merilis laporan keuangan tahun 2020 menyatakan bahwa pendapatan bersih RS tersebut sebesar $1 miliar atau lebih.
  9. Berbagai masalah telah menempatkan Rural hospitals (RS pedesaan) dalam posisi keuangan yang rapuh. Tahun lalu (2020), terdapat 20 RS di komunitas pedesaan ditutup, menjadikan tahun 2020 rekor penutupan Rural hospitals,

10. Rural hospitals dapat ditawari bantuan di bawah paket COVID-19 senilai $1,9 triliun yang ditandatangani Presiden Joe Biden pada 11 Maret. Ini menyediakan $8,5 miliar untuk penyedia layanan kesehatan pedesaan.

[1] Ayla Ellison, 2021, Hospital finances in 2021: 10 things to know

comments